Panjat Tebing DIY Raih 1 Perak dan 1 Perunggu di Popnas 2023 Palembang
Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) ke-16 pada 27 Agustus-4 September 2023 di Palembang, Sumatera Selatan, diikuti ribuan peserta yang akan memperebutkan lebih dari seribu medali dari 22 cabang olahraga.
Salah satu cabang yang digelar yakni panjat tebing yang digelar dari 28 Agustus-3 September 2023. Sejauh ini, Kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengoleksi satu medali perak dan satu perunggu. Medali perak diraih dari nomor speed world record (WR) putra dan perunggu diperoleh dari nomor lead tim putri.
Technical Delegate cabor Panjat Tebing Anugrah Agung Karo-Karo mengungkapkan untuk cabang olahraga panjat tebing diikuti peserta dari 23 provinsi.
“Total ada 189 atlet yang ikut Popnas 2023 untuk cabang olahraga panjat tebing. Ada 99 atlet putra dan 90 atlet putri,” ujar dia.
Para atlet tersebut akan memperebutkan 10 medali emas dari nomor yang dipertandingkan. Adapun nomor yang dipertandingkan, speed perorangan world record (WR) putra, speed WR perorangan putri, lead perorangan putra, lead perorangan putri, boulder perorangan putra, boulder perorangan putri, speed WR relay tim putra, speed WR relay tim putri, lead tim putra, dan lead tim putri.
Cabor panjat tebing digelar pada 28 Agustus-3 September. Hingga 1 September sudah ada empat emas yang diperebutkan yakni dari nomor speed WR perorangan putra, speed perorangan WR putri, lead tim putra, dan lead tim putri.
Atlet Banten Dika Andika berhasil merebut emas setelah mengalahkan atlet DIY Mochammad Febri Yudiansyah di babak final speed WR putra dengan mencatatkan waktu 5,75 detik. Sementara di tempat ketiga diduduki atlet Arrasyid Anwar Sitorus dari Sumatera Utara.
Di nomor speed WR putri, Berliana Putri Wijaya dari Jawa Timur berhasil menyabet emas disusul Noor Arsyada dari Kalimantan Selatan di tempat kedua, dan Kadek Adi Asih dari Bali di tempat ketiga.
Sementara itu, Jawa Timur berhasil meraih emas untuk nomor lead putra. Perak direbut DKI Jakarta dan perunggu jatuh ke tangan Aceh. Kontingen Jawa Timur juga berhasil meraih emas di lead tim putri, disusul Kalimantan Selatan, dan DI Yogyakarta.
“Ajang ini menjadi tolok ukur hasil latihan setiap atlet di setiap provinsi. Semoga bisa semakin memacu semangat para atlet untuk menunjukkan yang terbaik,” kata dia.
Selain itu, perhelatan ini turut menjadi wadah mencari bibit-bibit baru atlet panjat tebing yang berpretasi. Diharapkan banyak dari atlet tersebut yang akan berkembang menjadi atlet nasional yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.